Kamis, 23 Februari 2012

Laboratorium Klinik

Diposting oleh Maisyah di 15.52 0 komentar
Labratorium ini sering dibagi atas sejumlah bagian:

Staf

Berikut ini adalah tingkat-tingkatan staf laboratorium klinik dari yang tertinggi ke yang terendah: patolog, asisten patolog, manajer laboratorium, penasihat bagian, teknolog utama (teknolog pemimpin), sitoteknolog, teknolog medis, histoteknolog, teknisi laboratorium medis, asisten laboratorium medis (pembantu lab), ahli flebotomi, transkripsionis, dan prosesor spesimen (sekretaris).

Jenis

Di sejumlah negara, ada 2 jenis laboratorium yang memproses sebagian besar spesimen medis. Laboratorium rumah sakit ada di rumah sakit, dan melakukan tes pada pasien. Laboratorium swasta (atau masyarakat) menerima sampel untuk dianalisis dari dokter umum, perusahaan asuransi, dan klinikus kesehatan lainnya, yang juga dapat disebut sebagai laboratorium rujukan di mana tes yang tidak umum dan tak jelas dilakukan.
Untuk uji yang amat khusus, sampelnya bisa masuk ke laboratorium MIPA maupun riset.
Banyak sampel yang dikirim antara laboratorium yang berbeda untuk tes-tes yang tidak umum, yang lebih efektif ongkosnya jika sebuah laboratorium khusus mengkhususkan diri pada tes yang jarang, menerima spesimen (dan uang) dari laboratorium lain, bila mengirimkan uji tak dapat dilakukan.

Pemrosesan spesimen dan alur kerja

Pemrosesan sampel biasanya bermula dengan seperangkat sampel dan nota permintaan.
Khasnya satu set tabung vakutainer yang mengandung darah, atau spesimen lain manapun akan tiba di laboratorium di tas plastik kecil bersama dengan nota itu.
Pada nota dan spesimen itu dicantumkan nomor laboratorium. Biasanya semua spesimen menerima nomor yang sama, sering dengan stiker yang dapat ditempel di tabung dan nota. Label ini memiliki barkod yang dapat dipindai oleh analisator otomatis dan permintaan tes yang dinaikmuatkan dari SIL. Entri permintaan di sistem manajemen laboratorium melibatkan pengetikan atau pemindaian (di mana barkod digunakan) di nomor laboratorium, dan memasuki identifikasi pasien, begitupun tiap tes yang diperlukan. Memerlukan mesin, komputer, dan staf laboratorium untuk mengetahui tes mana yang dinantikan, dan juga memberikan tempat (seperti bagian RS, dokter atau pelanggan lain) agar hasilnya dapat diberikan.
Untuk sampel biokimiawi, darah biasanya disentrifugasi dan serum dipisahkan. Jika perlu diproses oleh lebih dari 1 mesin, serum dapat dibagi-bagi ke botol-botol yang berbeda.
Banyak spesimen yang berakhir pada satu analisator otomatis yang njelimet atau lebih, yang memproses fraksi dari sampel dan mengembalikan 1 "hasil" atau lebih.
Biasanya alur kerja di laboratorium itu padat dari tengah malam hingga pukul 7:00 pagi. Para perawat dan dokter biasanya meminta pasien dites setidaknya sekali sehari dengan penghitungan darah dan profil kimiawi yang lengkap. Permintaan itu kemudian didapat dari selama pengambilan pagi oleh seorang ahli flebotomi. Dengan cara ini teknisi medis dapat menguji spesimen dan mendapatkan hasil di kartu pasien untuk dokter untuk dikonsultasikan selama laporan paginya. Waktu lain buat laboratorium sibuk adalah setelah pukul 3:00 siang saat kantor dokter praktik swasta tutup. Seorang kurir akan membawa spesimen yang telah didapat sepanjang hari itu dan mengantarkannya ke laboratorium. Kurir itu juga akan berhenti di pusat pengambilan dan membawa spesimen.

Informatika

Laboratorium sekarang diselenggarakan dengan sebuah sistem program dan komputer yang mempertukarkan data-data pasien, permintaan tes, dan hasil tes yang dikenal sebagai sistem informasi laboratorium atau SIL. SIL berada di bawah sistem informasi rumah sakit.
Sistem ini memungkinkan RS dan laboratorium untuk memerintahkan permintaan uji yang benar bagi setiap pasien, menjaga pasien perorangan maupun riwayat spesimen, dan membantu menjamin kualitas hasil yang lebih baik seperti salinan cetakan keras dari hasil untuk kartu pasien dan dokter untuk diperiksa.

[sunting] Analisis hasil

Hasil patologi harus diverifikasi dan kadang-kadang dijelaskan kepada seorang dokter oleh seorang patolog klinik. Kebanyakan di waktu inilah seorang teknolog medis menjelaskannya ke perawat yang terdaftar.

Skandal di industri laboratorium klinik - SmithKline Beecham

Teknologi medis memungkinkan dokter melakukan lebih banyak tes dalam waktu singkat. Di masa lalu seorang dokter akan memesan kalium dan glukosa dan akan memakan waktu beberapa jam untuk hasilnya, sekarang seorang dokter dapat memesan panel kimia penuh atas 20 analit yang berbeda atau lebih dan mendapatkan hasilnya kurang dari sejam. Hasil ini juga lebih akurat dan dapat dipercaya daripada pada masa lalu. Oleh karena itu, pada tahun 1970-an dan 1980-an laboratorium menjadi sumber penghasilan dalam struktur RS. Banyak perusahaan laboratorium memulai tindakan ilegal dan tak wajar untuk menambah penghasilannya. Praktek-praktik itu termasuk penipuan medis dengan melakukan dan mengajukan rekening tes yang tak pernah diminta dokter, membayar kembali ke dokter swasta untuk mengirimkan spesimen mereka ke laboratorium rujukan ini, dan kegiatan kriminal lain yang lebih rumit. Tendangan balik itu termasuk donat, komputer bebas, mesin faks, dll. Kejadian-kejadian itu sebagian besar memuncak pada tahun 1980-an dengan skandal SmithKline Beecham (kini GlaxoSmithKline) Clinical Laboratory (SBCL).[1] Konon SBCL dihukum membayar denda setidaknya $325 juta dan industri itu secara keseluruhan membayar lebih dari $1 milyar kepada kantor asuransi dan pemerintahan yang ditipu. Sejak saat itu, laboratorium itu telah menjadi sumber pengeluaran dan kerugian di anggaran belanja RS dan reputasi laboratorium tersebut tercoreng. Kini banyak labratorium yang memiliki pegawai kerelaan dengan pertemuan tahunan wajib tentang kerelaan untuk semua pekerja.

Akreditasi

Kredibilitas laboratorium medis adalah yang terpenting untuk kesehatan dan kemaman pasien yang mempercayakan layanan tes yang disediakan oleh laboratorium itu. Standar internasional yang sekarang digunakan untuk akreditasi laboratorium medis adalah ISO 15189 – Laboratorium medis – yang diperlukan khususnya kualitas dan kompetensi.
Selengkapnya cess.. >>

LKM

Diposting oleh Maisyah di 14.47 0 komentar
kali ini aku akan berbagi cerita tentang pengalamanku selama LKM =D
Yaa! Luar biasa pengalaman LKM di nambo.

Yang membuatku tdk bisa melupakan kejadian saat itu adalah tepat tanggal 12 februari 2012, ini adalah kejadian kedua kalinya bagi sy untuk menembak senior.
Karena tdk ada pilihan, akhirnya sy memilih kak wayan agus untuk dijadiin tumbal :D

Ini yang aku katakan:
maaf sebelumnya kak. Mungkin saya tidak pantas untuk melakukan ini.
Tapi hari ini saya akan mengatakan perasaan saya pada kakak. Tapi engan cara yang lain..

Kak, kakak tahu ga?
Aku ingin menjadi oksigen.
Akan kuraih pulmo.
Akan ku ukir namaku di setiap alveolus yang aku jumpai.

Biarlah para hemoglobin menuntunku.
Akan kutanyakan pada setiap yang kutemui apa-apa yang engkau sukai da tidak engkau sukai.
Boarlah pa arteri yang menuntunku.
Percayalah!
Aku takkan pernah merusak sel-selmu.
Akan ku berikan setiap selmu apa yang kau sukai dan tidak kau sukai.
Karena aku hanya ingin satu hal!
Yaitu membiarkanmu hidup dan melihatmu menikmati indahnya dunia.. :)

Aku memang bukan seorang Khalil Ghibran yang syairnya memukau dunia.
Aku juga bukan seorang Rabi;ah Al-adawiah yang syairya menyentuh hati.
Tapi hari ini, detik ini, aku berdiri.
Detik ini aku mencoba memberanikan diri.
Detik ini aku berusaha semampuku.
Akan ku utarakan semua yang ku rasa..

Aku tidak memintah lebih untuk membalas rasaku ataupun sebagainya.
Tapi aku hanya ingi engkau mengetahui bahwa:
MENGETAHUI ENGKAU TAHU AKAN PERASAANKU, ITU SUDAH CUKUP BAGIKU..'


Puitis kan? :D
Yang oksigen" itu terinsipirasi dari 'medica love, aku ingin menjadi eritrosit'

lumayan lahh.. setidaknya mampu untuk mendingkrak popularitas sementara :D
Selengkapnya cess.. >>

Senin, 20 Februari 2012

Setelah sekian lama ga ngeblog...

Diposting oleh Maisyah di 19.33 0 komentar
setelah sekian lama ga ngeblog, akhirnya bisa ngeblog jg! haha MySpace
terakhir ngebog, waktu itu status sy masih SMA! masih imut-imut MySpace haha :D
dan SEKARANG, alhamdulillah sy sudah terdaftar sebagai Mahasiswi Analais Kesehatan di sebuah institusi lembaga pendidikan swasta di kendari. awal-awal kuliah benar-benar cobaan yang paling berat buat saya! MySpace ta ada satupun yang saya kenal disana MySpace benar-benar sebuah cobaan yang teramat berat! waktu itu, saya ingat betul! yang kuperbuat disana hanyalah datang, duduk, diam, dan pulang. tanpa mempedulikan sekelilingku..  hehe MySpace

untungnya, pas ospek sy sakit coyy!!  MySpace jadi tidak mengalami penderitaan seperti yang di alami oleh kawula-kwula muda yang beranjak dewasa ini :


ga kebayang kalo wajahkuyang sedang beranjak dewasa ini dicorat-coret seperti itu  MySpace huhh~
dan alhamdulillah seiring dengan berjalannya waktu akhirnya saya mulai mendapat teman.. awal-awalnya saya selalu berjalan dengan orang yang itu-itu saja. Inilah mereka:

gambar diatas adalah pict dari susi, rinan, dan saya (dari kiri ke kanan) dan si anggina putri (wajahnya kagak nempel digambar atas! Nantilah sy cari-cari wajahnya yang pass untuk di aplod. Soalx gambar-gambar wajahnya yang ada pada saya semuanya gambar yang memalukan yang tak pantas di aplod)  MySpace  :D

dan sekarang alhamdulillah temanku tdk hanya itu-itu saja. Alhamdulillah disini saya benar-benar belajar bagaimana untu bersosialisasi dengan baik. Dan berupaya untuk ‘shown my self’ #alah MySpace
begitulah kalimat pembuka untuk pengalamanku awal kuliah :D
HUAHAHAHAHAAA MySpace

Selengkapnya cess.. >>
Diposting oleh Maisyah di 14.11 0 komentar
wahhh! udah lama ga ngeblog MySpace udah hampir 2 tahun ga nerbitin entri! MySpace
projectku sekarang ini adalah akan membahas ttg kampus dan teman" baruku disana :) tunggu aja yaa :) MySpace
Selengkapnya cess.. >>

Minggu, 19 Februari 2012

Diposting oleh Maisyah di 22.37 0 komentar
huuiiii lama tak jumpaa MySpace baru bisa ngeblog lagi nih! MySpace akhirrnyaaaa MySpace
Selengkapnya cess.. >>
 

welcome to micha's blog :) Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting